Fakta-fakta Menarik Harley Davidson Yang Wajib Kamu Tahu

Foto oleh Javier Aguilera dari Pexels

Ketika mendengar nama Harley Davidson, pikiran kita langsung tertuju pada motor gede yang mempunyai suara gemuruh dan orang-orang macho dengan jaket kulitnya. Kita bahkan dapat mendengar suaranya dari jauh. Apalagi saat ada touring Harley, dentuman pembakaran V-engine nya bisa mengalihkan perhatian orang-orang yang dilewati. Desain nya yang ikonik dan eksotis, membuat banyak orang di seluruh dunia pun ingin memiliki. dan berkat reputasinya ini, Harley mempunyai penggemar setia di penjuru negeri.

Namun meski begitu, banyak orang yang belum tahu mengenai salah satu motor tertua di dunia ini.

Langsung saja berikut adalah 8 fakta yang harus kalian tahu tentang Harley Davidson…

  • Histori
Pendiri Harley Davidson

Sejarah ini pertama kali diukir oleh pemuda 21 tahun asal Milwaukee AS, William Sylvester Harley, pada tahun 1901. Ia menyelesaikan sketsa gambar sepeda motor sebelum berhasil membuatnya pada tahun 1903 bersama teman masa kecilnya yaitu Arthur Davidson dan dibantu saudaranya yaitu Walter Davidson di gudang rumah milik keluarga Davidson yang berukuran 10 x 15 feet. Pabrik kecil pertama mereka dibangun di Chesnut street yang sekarang telah diubah namanya menjadi Juneau Avenue dengan ukuran 28 x 80 feet dengan jumlah pegawai enam orang.

Tempat pembuatan motor Harley Davidson pertama kali

Pada tahun 1907, Harley-Davidson Motor Company  resmi berdiri tepatnya pada tanggal 17 September yang kemudian dibarengi dengan William Davidson yang keluar dari pekerjaannya sebagai pengawas di rel kereta api dan memilih bergabung ke perusahaan tersebut. Pegawainya pun juga bertambah menjadi 18 orang. Pabrik besar mereka dibangun pada tahun 1912 di Juneau Ave, Milwaukee, AS yang memproduksi berbagai model sepeda motor Harley Davidson. Hingga pada tahun 1920, Harley-Davidson tercatat sebagai produsen sepeda motor terbesar di dunia.

  • Sepeda Motor Pedal 116 cc
Harley Davidson Model Pertama

Sebelum dikenal sebagai produsen sepeda motor hingga saat ini, tahukah teman-teman jika awal mula pembuatan motor ini yaitu memakai pedal untuk start awal, yang kemudian mulai memproduksi sidecar pertama mereka pada tahun 1914 yang terpasang clutch dan brake pedals. Misalnya saja Harley Davidson model 0 pada tahun 1903 hingga tahun1904, model 1 pada tahun 1905, model 2 pada tahun 1906, Harley Davidson strap tank pada tahun 1907, model 4 pada tahun 1908, dan model 5-D V (Twin) tahun 1909. Walaupun pada tahun 1917 Harley Davidson pernah mencoba memproduksi sepeda onthel, namun itu hanya bertahan selama enam tahun, karena biaya produksi yang jauh lebih mahal dari kompetitornya. Hal ini disebabkan karena part yang digunakan dibuat dan dikirim dari Dayton Ohio oleh Davis Sewing Machine Company.

Ada tiga prototype berbeda yang dibuat oleh William S. Harley dan Arthur Davidson selama beberapa tahun pertama. Mereka mendesain engine nya secara bertahap dan memperbaiki masalah saat terdapat kekurangan. Desain awal yaitu engine kecil dengan 7,07 cubic inch displacement atau 116 cc, dengan penggunaan flywheel 4-inci. Desain ini kemudian ditingkatkan menjadi jauh lebih modern yaitu 24,74 cubic inch atau 400 cc dan flywheel 9,75 inci.\

  • Motor perang
Motor Perang Harley-Davidson

Pada tahun 1917, sekitar 1/3 dari semua motor Harley-Davidson di produksi untuk militer AS yang sedang dilanda perang dunia 1. Tak hanya itu, mereka juga melakukan pelatihan mekanik untuk para tentaranya pada bulan juli di tahun yang sama. Sedangkan pada tahun 1918, hampir setengah dari produksi Harley-Davidson digunakan untuk perang yaitu sebanyak 20.000 unit. Motor yang dibuatnya dikhususkan untuk militer dengan warna hijau army dan menggunakan lampu gas.

Pasukan US Army dengan tunggangannya

Perang dunia kembali terjadi pada tahun 1940an. Harley-Davidson juga turut andil dalam militer AS dengan menunda hampir seluruh produksi kendaraan sipil dan lebih difokuskan untuk kebutuhan militer. Mereka memproduksi kendaraan eklusif untuk perang dengan spesifikasi engine 45 cubic inch atau 730 cc dan dilengkapi dengan alat penunjang seperti saddle bag, crash bar, windshield, kotak alat, lampu electric, sirine, dan juga machine gun untuk beberapa tipe. Selama perang dunia ke 2, Harley-Davidson telah membuat 88.000 unit dalam kurun waktu 3 tahun antara tahun 1942 sampai 1945. Mekanik dari quartermaster school juga merombak sepeda motor bekas perang, diperbaiki, direpaint, dan dijual ke orang sipil. Pada November 1945 setelah perang usai, Harley-Davidson kembali memproduksi sepeda motornya untuk masyarakat sipil.

  • HOG
Logo HOG

Antusiasme masyarakat untuk memiliki Harley-Davidson terbukti dengan terbentuknya berbagai club Harley-Davidson di seluruh dunia. Munculah nama HOG yang merupakan akronim dari Harley Owner Group yaitu nama club resmi di bawah naungan H-D Motor Company yang bermarkas di Amerika. HOG didirikan pada tahun 1983 sebagai upaya H-D Motor Company untuk membangun hubungan kekeluargaan antar anggotanya dan menjembatani antara perusahaan, karyawan, dan konsumen. Sebenarnya club Harley-Davidson sudah ada jauh sebelum nama Harley Owner Group atau HOG ini dibentuk. Misalnya HCP (Harley-Davidson Club Prague) yang resmi berdiri sejak tahun 1927 dan baru diresmikan pada tanggal 25 februari 1928 di Ceko. HCP adalah salah satu club Harley-Davidson tertua di dunia diantara club-club lainnya.

Ray Weissher dengan babinya

Kembali pada HOG tadi, nama HOG sebenarnya terinspirasi dari mascot Harley-Davidson racing team pada tahun 1920 yang mereka gunakan pada dirt tracks. Namun ternyata mascot tersebut muncul dari dunia nyata, yaitu seekor babi milik salah satu pembalap mereka yaitu Ray Weissher. Babi tersebut diletakkan ke atas tangki bensin dan dibawa keliling lintasan sambil merayakan kemenangan mereka.

  • Pemecah Rekor Dunia
Walter Davidson dengan motor balapnya

Meskipun Harley-Davidson identik dengan motor santai nan kekar, namun nama Harley-Davidson sudah sangat sering muncul ke ajang balapan lho, bahkan sejak tahun 1908 yang dikendarai oleh salah satu sang pendirinya yaitu Walter Davidson yang saat itu mendominasi kemenangan dibandingkan dengan pesaing beratnya yaitu Handee atau Indian Motor. Kesuksesan ini berlanjut pada lahirnya tim balap mereka yang resmi dibentuk pada tahun 1914. Tim ini berhasil mendominasi kemenangan pada tahun-tahun berikutnya. Sampai-sampai mereka dijuluki ‘Wrecking Crew’ atau kru perusak.

Harley-Davidson Streamliner

Namun tidak hanya berkancah di dunia balap saja. Pada tahun 1970, Di Bonneville salt flats Wendover, Utah, pembalap Cal Rayborn memecahkan land speed record dengan kecepatan mencapai 265 mph atau 426 kph. Kecepatan tersebut didapatkan dari kendaraan yang dirancang khusus menggunakan engine Harley-Davidson sportster. Land speed record ini memecahkan rekor sebelumnya yang disandang oleh tim Yamaha ‘big red’ yang dikendarai Don Vesco pada tahun yang sama pada kecepatan 251,9 mph atau 405 kph. Tim Harley streamliner ini pertama kali memecahkan record yang belum pernah dicapai sebelumnya yang didominasi oleh pesaing mereka dari inggris yaitu Triumph.

Sebut saja Johnny Allen dengan timnya ‘Texas Cee-gar’ yang berhasil mencetak rekor pada tahun 1956 dengan kecepatan maksimal 214 mph atau 344 kph. Kemudian 6 tahun berselang Triumph kembali memecahkan rekor mereka sendiri pada tahun 1962, yaitu Bill Johnson dengan streamlinenya dengan kecepatan maksimal 224 mph 360 kph. Dan terakhir pada tahun 1966, pencapaian Triumph pada masa itu dipegang oleh tim ‘gyronaut-x1’ dengan pembalapnya, Bob Leppan dengan kecepatan maksimal 245 mph atau 394 kph. Setelah sempat direbut oleh tim Yamaha dan Kawasaki, tim ’Easyriders’ Harley-Davidson  kembali mendapat gelar motor tercepat pada 14 juli 1990 oleh Dave Campos yang mencapai kecepatan hingga 322 mph atau 518 kph menggunakan engine V-twin Harley-Davidson. Hebatnya, tim ini mampu mempertahankan rekornya selama 16 tahun lamanya sebelum akhirnya dipecahkan oleh tim BUB seven pada tahun 2006.

  • Hak Paten Suara

Ketika para pembuat motor di Jepang pada akhir 1980-an melihat bagaimana Harley-Davidson memiliki keunggulan penjualan secara global, mereka akhirnya menyadari bahwa kekurangan sepeda motor produksi mereka rupanya tidak memiliki suara gemuruh seperti ‘Harley‘ yang diinginkan oleh banyak orang. Pabrikan-pabrikan motor jepang tersebut kemudian membuat motor yang suaranya mirip dengan suara muffler Harley, walaupun tidak sepenuhnya sama. Harley-Davidson merasa bahwa mereka ingin menduplikasi gemuruh mesin V-twin nya agar lebih diminati para konsumen. Pada 1 Februari 1994, Harley-Davidson mengajukan permohonan merek dagang atau trademark untuk suara khas mesin V-twin mereka. Hal ini menimbulkan reaksi dari para pesaingnya yang mengajukan penolakan mengenai pengajuan tersebut, dengan alasan bahwa sepeda motor dari berbagai merek yang menggunakan mesin V-twin juga menghasilkan suara serupa. Setelah 6 tahun lebih dan tidak ada putusan, akhirnya pada bulan Agustus 2001, Harley-Davidson menyerah dan menghentikan upaya untuk mendaftarkan merek dagang nya kepada USPTO (united states patent and trademark office).. Namun, penasehat hukummya mengklaim bahwa Harley-Davidson masih memegang hak merek dagang dalam suara bahkan tanpa registrasi. Atau dalam kata lain, mereka beranggapan bahwa suara motor-motornya tetap tidak bisa di samakan dengan motor lain. Terbukti hingga kini, ketika mendengar derumannya, kita bahkan langsung tahu bahwa itu adalah suara Harley.

  • Harley-Davidson ‘University’

Seperti yang kita bahas sebelumnya, pada tahun 1917, Harley-Davidson memproduksi sepeda motor untuk keperluan militer hampir setengah dari semua motor yang dibuat dan melakukan pelatihan mekanik pada militer tersebut. Berawal dari bulan juli 1917, kursus diadakan selama 3 minggu pertama. Para siswa pertama adalah sembilan kopral dari Fort Sam Houston, Texas. Yang mana ini adalah cikal bakal berdirinya Harley-Davidson University yang saat itu bernama Quartermasters Harley-Davidson School. Setelah perang dunia 1 berakhir, namanya diubah menjadi Harley-Davidson Service School dan pendaftaran dibuka untuk kalangan umum. Sekolah tersebut bisa dibilang sukses. Banyak orang yang berminat untuk masuk ke sekolah tersebut, terutama diperuntukkan untuk dealer-dealer resmi mereka namun evaluasi siswa sangat ketat. Bahkan pada formulir pendaftaran terdapat tulisan “was the student a troublemaker?”. Selain teknis, siswa juga diajarkan manajerial dan sales skill.

Apa pun produk baru yang akan dijual Harley-Davidson, kelas akan selalu tersedia untuk produk-produk itu. Bahkan ada “golf car school” selama bertahun-tahun selama Harley-Davidson menjual mobil golf. Selama tahun-tahun Perang Dunia II, fokus pelatihan beralih kembali ke militer, dan nama “Quartermasters school” dihidupkan kembali. Baru setelah perang, nama umum ” Service School ” kembali digunakan dan bertahan hingga akhir 1990-an, sebelum akhirnya diganti menjadi Harley-Davidson University sampai sekarang. Universitas informal ini memiliki berbagai fasilitas yang telah berhasil melatih para teknisinya yang tersebar di berbagai wilayah. yaitu di Bromsgrove, Worcestershire, UK; Gurugram, India; Milwaukee; Orlando, Florida; Phoenix, Arizona; Bangkok, Thailand; Barcelona, Spain.

  • Kategori motor

Sudah banyak tipe motor Harley-Davidson yang telah berhasil dibuat dari awal pembuatannya pada tahun 1900an. Terobosan dari sang insinyur mampu menciptakan karya yang revolusioner. William Harley yang juga jebolan dari Universitas Wisconsin ini mampu merancang dan menciptakan V-twin ataupun knucklehead engine yang saat itu tidak ada di motor para pesaingnya. Rancangan nya yang khas juga hadir sampai sekarang secara turun-temurun. Banyak model yang tidak dihilangkan dari pendahulunya, misalnya penggunaan ban yang besar, engine besar, ataupun wheelbase yang panjang.

Beberapa tipe motor yang di produksi HDMC saat ini antara lain, Harley-Davidson Street, Sportster, Softail, Touring, CVO, electric,dan trike.

Dilansir dari laman resminya, tipe-tipe tersebut juga terdapat beberapa pilihan model. Misalnya saja untuk tipe yang baru-baru ini diluncurkan yaitu tipe electric. Mulai dari livewire, THE NEW H-D ELECTRIC BALANCE BIKES, E-BICYCLES (concept), dan ENGINEERED FOR THE CITY (comcept).

Harley-Davidson LiveWire Electric Motorcycle

Kemudian pada tipe Street ada Harley-Davidson Street Rod, Street 750, dan Street 500.

Harley-Davidson Street

Berbeda dengan tipe street, sportster menawarkan cc yang lebih besar. Sebut saja forty eight dengan engine 1200 cc nya, iron 883 yang berarti 883 cc, iron 1200, dan roadster yang juga ber cc 1200.

Harley-Davidson Sportster

Berikutnya ada tipe Softail. Tipe ini menampilkan autenthic heritage namun berteknologi modern. Tipe ini mempunyai model yang paling banyak diantara yang lainnya dengan total 11 model, antara lain Low Rider S 1860 cc, Deluxe 1750 cc, Softail Slim 1750 cc, Sport Glide 1750 cc, Fatbob 114 1860 cc, Breakout 1860 cc, Low Rider 1750 cc, Heritage Classic (1750 cc atau 1860 cc), Fatboy 114 1860 cc, Street Bob 1750 cc, dan FXDR 114 1860 cc.

Harley-Davidson Softail

Kemudian tipe Touring. jika teman-teman suka melakukan perjalanan jauh dengan motor bongsor, tipe touring ini akan sangat cocok. Terdapat 9 model, dan inilah diantaranya. Road glide limited 1860 cc, Road king special 1860 cc, Road glide 1750 cc, Street glide special 1860 cc, ultra limited 1860 cc, road glide special 1860 cc, street glide 1750 cc, road king 1750 cc, dan electra glide standard 1750 cc.

Harley-Davidson Touring

Jika kalian memilih tipe dengan jumlah roda 3, maka Trike ini dirasa tepat. Ada 2 model yaitu Freewheeler dan Tri Glide Ultra yang menggunakan engine sama besarnya yaitu 1860 cc.

Harley-Davidson Trike

Nah yang terakhir ada tipe CVO yang tersedia dalam 3 model yaitu CVO limited, CVO Tri Glide, dan CVO Street Glide yang kesemuanya bermesin 1860 cc.

Harley-Davidson CVO

Itulah beberapa fakta yang harus teman-teman ketahui jika kalian pecinta motor khususnya Harley Davidson.. Jangan lupa share ke teman kalian yaa jika tulisan ini bermanfaat. Terimakasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *